Wabup Amin Hadiri Sosialisasi Perhutanan Sosial di Desa Kenari

POHUWATO - Wakil Bupati Amin Haras turut hadir pada kegiatan Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Sulawesi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang menggelar sosialisasi perhutanan sosial dan peta indikatif areal perhutanan sosial, Senin (29/4/2019).

“Pemda sangat merespon kegiatan ini. Karena berbicara hutan, Pohuwato cukup besar hutannya. Dan masyarakat petani khususnya sangat menggantungkan kehidupan dengan bercocok tanam di hutan yang ada di Pohuwato. Kawasan hutan dijadikan lahan pertanian dan mereka para petani berusaha bagaimana usaha mereka itu bisa legal meski diketahui berada di kawasan hutan lindung’” kata Wabup.

Sebagian besar masyarakat jelas wabup, sudah terlanjur mengelola usaha pertanian di kawasan hutan termasuk di kawasan hutan lindung.

“Sehingga oleh pemerintah pusat ada program perhutanan sosial yang artinya masyarakat akan dilegalkan dan diberi izin berusaha mengelola hutan selama kurang lebih 35 tahun. Mereka difasilitasi dengan aturan bahwa mereka sudah legal disitu, mereka tidak bisa menjual lahan tersebut namun tentu memperpanjang izin setelah 35 tahun,”jelas Amin.

Hanya saja, akan didata semua yang ada di hutan lindung, terutama yang paling prioritas di wilayah gunung atau perkebunan rakyat dan bukan hutan bakau.

“Selanjutnya tentu akan ada program pemerintah mungkin ada bantuan bibit, benih dan lainnya kedepan bagi para petani itu. Kalau ini sudah diberikan hak kelola dan difasilitasi dengan program oleh KLHK, maka ini sudah sangat bagus. Pemda pun bisa melegitimasi dengan program kedepan. Kita berdoa saja semoga secepatnya hal ini terwujud," pungkas wabup sembari meminta dukungan kades terutama data petani yang ada di kawasan hutan lindung.(*)


Repoter/foto : Iwan Karim-Humas