Forum Pergerakan Lintas Organisasi Diskusi Dengan Bupati, Ini Yang Dibahas !

POHUWATO-Setelah menggelar doa bersama dan penggalangan dana untuk para korban musibah gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah, sejumlah tokoh pemuda yang tergabung dalam Forum Pergerakan Lintas Organisasi menemui Bupati Syarif Mbuinga, Senin (8/10) kemarin.

Pada pertemuan tersebut, ada beberapa hal penting yang dibahas bersama oleh para pemuda dengan Bupati Syarif terutama menyangkut pasca terjadinya bencana di provinsi tetangga itu.

Juru bicara bupati Usman H. Bay mengatakan, pada pertemuan itu Forum Pergerakan Lintas Organisasi menyampaikan beberapa hasil rekomendasi dari acara doa bersama dan penggalangan dana yang digelar di Pantai Pohon Cinta Jumat pekan kemarin.

Pertama, Forum Pergerakan Lintas Organisasi meminta kepada pemda untuk terus menggalang dana bagi korban musibah gempa bumi dan tsunami sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Sampai mereka sudah tak butuh lagi.

“Artinya selama mereka masih butuh pemerintah diharapkan untuk tetap menyumbangkan. Kedua, Pemda diimbau untuk tidak memberikan ruang perayaan adat yang menyimpang dari syariat islam,””terang Usman.

Namun lanjut dia, tidak semua adat dilarang, karena Gorontalo terkenal dengan semboyan adat bersendikan syara, syara bersendikan kitabullah. Kalau itu yang dilakukan maka welcome, tapi kalau sudah keluar dari syariat terutama dayango, maka itu harus dihentikan.

“Ketiga, bagaimana pemerintah mempercepat pembangunan masjid terapung di Pohon Cinta. Dan keempat pemerintah harus memikirkan tempat hiburan malam yang ada di sekitar pantai Pohon Cinta," tambah Usman.

Adapun tanggapan Bupati Syarif kata Usman, sampai kapanpun pemerintah tetap akan komitmen memberikan bantuan. Pemerintah sangat setuju dan berjanji tidak akan memberikan ruang terhadap perayaan kegiatan adat yang keluar dari syariat islam.

Untuk masjid terapung ditargetkan Desember nanti sudah selesai pekerjaannya. Nah menyangkut tempat hiburan malam, pemerintah akan mengambil langkah-langkah salah satunya membangun masjid terapung. Tetapi ada pula langkah lain dengan cara-cara yang manusiawi. (*)


Reporter/foto : Abd Razak Supu-Humas

Editor : Usman Hadis Bay-Humas